14 November 2011

HIBURAN ORANG-ORANG SHALIH





HIBURAN ORANG-ORANG SHALIH
Muhammad Amin al-Jundi
Pustaka Arafah
RM65.00 , 384 hal; hard cover
Judul asal : Mi'atu Qishshatin Wa Qishshah Fi Anisi Ash-Shalihin Wa Samiri Al-Mutaqqin


Ada seorang laki-laki tinggal di sebuah rumah sewaan. Kayu atapnya telah usang dan rusak. Atapnya banyak yang hancur. Ketika pemilik rumah datang meminta uang sewa, maka si penyewa berkata, “Perbaiki dahulu atap ini, karena sudah rusak.” Dia menjawab, “Jangan khawatir. Tidak apa-apa kok. Atap itu sedang bertasbih kepada Allah swt.” Si penyewa menimpali, “Saya khawatir kalau atapnya punya rasa khasyyah (takut kepada Allah), lantas dia bersujud.”

Al-Ashmu‘i mengisahkan, “Saya pernah masuk ke daerah pedalaman. Ternyata ada seorang perempuan cantik yang mempunyai suami jelek. Lalu saya bertanya kepadanya, “Bagaimana kamu bisa merelakan dirimu dimiliki oleh orang seperti ini?” Dia menjawab, “Coba dengarkan! Barangkali dia berbuat baik dalam hubungan antara dirinya dengan Allah swt, sang Penciptanya. Sehingga Allah swt menjadikan diriku sebagai pahalanya. Dan barangkali aku berbuat tidak baik, sehingga Allah swt menjadikannya sebagai siksa bagiku.”

Ada orang yang bodoh—dia ingin menghindari ghibah (menggunjing)—ditanya, “Bagaimana pendapatmu tentang Iblis?” Dia menjawab, “Saya sering mendengar pembicaraan mengenai Iblis. Allah yang Maha Mengetahui rahasia Iblis.” (dia tidak mau membahas iblis, karena takut menggunjingnya).

-Kisah di atas hanya sebagian kecil dari kisah-kisah segar dalam buku ini. Selain meringankan beban pikiran Anda karena bosan, kisah-kisah dalam buku ini juga membuat Anda tersenyum, karena sudah diseleksi, sehingga benar-benar segar, penuh hikmah dan dapat dipertanggungjawabkan keotentikannya.-

No comments:

There was an error in this gadget
Related Posts with Thumbnails